Dalam Semalam Desa Ini Lenyap, Kisah Nyata dari dukuh legetang di Banjarnegara

BERITA TERUPDATE .jpg" height="58" width="58">

Published: 2017-12-30
Foto-Foto adalah Ilustrasi.. narasi di ambil dari link di bawah.
https://www.eramuslim.com/berita/tahu...


Ada sekelumit kisah nyata yang pernah terjadi pada sebagian bangsa ini yang mungkin kita telah lupa. Dan sayangnya, peristiwa yang penuh dengan pelajaran ini sama sekali tidak disinggung-singgung sedikit pun di dalam buku pelajaran di sekolah. Kita dan anak-anak kita tidak pernah tahu jika ada suatu desa yang penduduknya nyaris sama dengan kaum Sodom-Gomorah, senang bermaksiat, yang oleh Allah swt dikubur seluruhnya dalam satu malam hingga tidak bersisa.
Satu desa bersama seluruh penduduknya lenyap dalam satu malam tertutup puncak sebuah gunung yang berada agak jauh dari lokasi desa itu. Siapa yang mampu memindahkan puncak gunung itu ke suatu tempat untuk mengubur satu desa kecuali Allah Yang Maha Kuasa?
Inilah kisah tentang Dukuh Legetang, yang masuk dalam wilayah Banjarnegara, Jawa Tengah. Kejadiannya di tahun 1955.
Dukuh Legetang adalah sebuah dukuh makmur yang lokasinya tidak jauh dari dataran tinggi Dieng-Banjarnegara, sekira 2 kilometer di sebelah utaranya. Penduduknya cukup makmur dan kebanyakan para petani yang cukup sukses. Mereka bertani sayuran, kentang, wortel, kobis, dan sebagainya.
Berbagai kesuksesan duniawi yang berhubungan dengan pertanian menghiasi dukuh Legetang. Misalnya apabila di daerah lain tidak panen tetapi mereka panen berlimpah. Kualitas buah dan sayur yang dihasilkan juga lebih baik dari yang lain.
Namun bukannya mereka bersyukur, dengan segala kenikmatan ini mereka malah banyak melakukan kemaksiatan. Barangkali ini yang dinamakan “istidraj” atau disesatkan Allah dengan cara diberi rezeki yang banyak namun orang tersebut akhirnya makin tenggelam dalam kesesatan.
Masyarakat Dukuh Legetang umumnya ahli maksiat. Perjudian di dukuh ini merajalela, begitu pula minum-minuman keras. Tiap malam mereka mengadakan pentas Lengger, sebuah kesenian tradisional yang dibawakan oleh para penari perempuan, yang sering berujung kepada perzinaan. Ada juga anak yang malah melakukan kemaksiatan bersama ibunya sendiri. Beragam kemaksiatan lain sudah sedemikian parah di dukuh ini.
Pada suatu malam, 17 April 1955, turun hujan yang amat lebat di dukuh itu. Tapi masyarakat Dukuh Legetang masih saja tenggelam dalam kemaksiatan. Barulah pada tengah malam hujan reda. Tiba-tiba terdengar suara keras seperti sebuah bom besar dijatuhkan di sana, atau seperti suara benda yang teramat berat jatuh. Suara itu terdengar sampai ke desa-desa tetangganya. Namun malam itu tidak ada satu pun yang berani keluar karena selain suasana teramat gelap, jalanan pun sangat licin.
Pada pagi harinya, masyarakat yang ada di sekitar Dukuh Legetang yang penasaran dengan suara yang amat keras itu barulah keluar rumah dan ingin memeriksa bunyi apakah itu yang terdengar amat memekakkan telingan tadi malam. Mereka sangat kaget ketika di kejauhan terlihat puncak Gunung Pengamun-amun sudah terbelah, rompal.
Dan mereka lebih kaget bukan kepalang ketika melihat Dukuh Legetang sudah tertimbun tanah dari irisan puncak gunung tersebut. Bukan saja tertimbun tapi sudah berubah menjadi sebuah bukit, dengan mengubur seluruh dukuh beserta warganya. Dukuh Legetang yang tadinya berupa lembah, kini sudah menjadi sebuah gundukan tanah baru menyerupai bukit. Seluruh penduduknya mati. Gegerlah kawasan Dieng…
Masyarakat sekitar terheran-heran. Seandainya Gunung Pengamun-amun sekedar longsor, maka longsoran itu pasti hanya akan menimpa lokasi di bawahnya. Akan tetapi kejadian ini jelas bukan longsornya gunung. Antara Dukuh Legetang dan Gunung Pengamun-amun terdapat sungai dan jurang, yang sampai sekarang masih ada. Namun sungai dan jurang itu sama sekali tidak terkena longsoran. Jadi kesimpulannya, potongan gunung itu malam tadi terangkat dan jatuh menimpa dukuh Legetang.
Siapa yang mampu mengangkat separo gunung itu kalau bukan Allah Yang Maha Kuasa?
“Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang dilangit bahwa Dia akan menjungkirbalikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang?” (QS Al Mulk 67: 16).
Untuk memperingati kejadian itu, pemerintah setempat mendirikan sebuah tugu yang hari ini masih bisa dilihat siapa pun. Ditugu tersebut ditulis dengan plat logam:
“TUGU PERINGATAN ATAS TEWASNJA 332 ORANG PENDUDUK DUKUH LEGETANG SERTA 19 ORANG TAMU DARI LAIN-LAIN DESA SEBAGAI AKIBAT LONGSORNJA GUNUNG PENGAMUN-AMUN PADA TG. 16/17-4-1955″
Loading...

labelDalam,Semalam,Desa,Ini,Lenyap,,Kisah,Nyata,dari,dukuh,legetang,di,Banjarnegara

comment  Comments
  • Prastiaprastia Prastiaprastia
    Prastiaprastia Prastiaprastia

    Jika manususi mensyukuri nikmat Allah mka Allah mnambah nikmatnya.. jika manusia kufur maka azab Allah teramat pedih.. bner seprti yg di kisahkn dlm Al-qur'an sperti orng2 dahulu..

  • Agus Adi Santosa
    Agus Adi Santosa

    sekarang bukitnya masih ada ngga

  • Soes Susiani
    Soes Susiani

    Subhanallah semoga kejadian Sodom Gomorah tdk terjadi di Indonesia dn kita bs mengambil hikmahnya untuk lebih bertaqwa kpd Allah SWT

  • Liienchia Lien chiaxhien
    Liienchia Lien chiaxhien

    Gue dari Banjarnegara...tapi nggk tau cerita kuno...

  • vivian tv
    vivian tv

    Dulu belum ada kentang..sayur dll keles...kamu narasumber lucu..dulu daerah batur dieng itu tembakau..belum semakmur sekarang

  • Arkan Rayyan
    Arkan Rayyan

    Ap iy...q org bnjr...

  • Melin Aditya
    Melin Aditya

    yaa aq j bru tauu

  • xXxaner isl
    xXxaner isl

    Hoax

  • dannu sulaiman
    dannu sulaiman

    Jeremi teti mesti liat nih..biar otaknye kembali encer..kekeh bener mnta disahkan LGBT..

  • Muhammad Al farichin
    Muhammad Al farichin

    aku asli pekasiran. desa sebelah barat dukuh legetang

  • Andhani Nur Muflikhah
    Andhani Nur Muflikhah

    Aq baru tau padahal orang banjarnegara

  • Miftahul FR
    Miftahul FR

    Banjarnegara daerah dieng perbatasan Wonosobo ya..

  • Cokro Duryo
    Cokro Duryo

    Berita pekok...bencana kok azab...musibah dah biasa,bancir,longsor,gunung melutus,bukan karna azab...pekok....

  • Alfin Memo
    Alfin Memo

    Masih ada sisih yg orng lg d kampung tetanga.

  • Putri Balqis
    Putri Balqis

    Mana boleh hal kebenaran begini di museum kan , yang ada kaum2 sodom ngamuk2 , skrg tuh sudah banyak kaum sodom dalam pemerintahan, hal begini pasti mereka tutup tutupi

  • arthur jonathan
    arthur jonathan

    Lbih bagus klo ada penelitian lebih lanjut tentang ini...misalnya dilakukan penggalian biar bisa dapet informasi yg lbih akurat tntang sebab desa tsb terkena musibah. Ya kya di sodom gomorah itu kn digali jg biar bisa diteliti. Tp sayang kyane nang indo orana sing kober ngurusi kya kienan ya...masa lalu biarlah masa lalu nek jere lagu dangdut. Nek arep di gali ya minim duite & manfaat nggo negara mungkin ya.pdhl bisa jadi nangisor lemah longsoran kue ana benda2 peninggalan sing berharga lur...wkwkwkwk...lumayan

  • Ajeng Way
    Ajeng Way

    Yang mengerikan adalah kejadian tanpa disertai longsor.

  • Pit Pit
    Pit Pit

    17 april 1955

  • Rental mobil Jogja
    Rental mobil Jogja

    muak denger musiknya selalu kalau yg meloo ini mulu

  • VJ Bright
    VJ Bright

    Jawa harus belajar banyak dari daerah lain. Jgn asik maksiat saja.

  • Rider 313
    Rider 313

    Paket dikirim..sesih liat ahh.. ditunggu paket Subs nya

  • Mardi Dhomo
    Mardi Dhomo

    Kok gue penasaraan yak..mana gunungnya yg di potong sama puncaknya ...kok ga di liatin

  • Lanang Sejati
    Lanang Sejati

    Orang terkena musibah kok dituduh macam-macam, kebanyakan makan taek onta loe...!

  • Video Terbaru
    Video Terbaru

    😭😭😭😭😭😭😭

  • Babe Putra
    Babe Putra

    BENER BANGAT ITU . KUDU BELAJAR TAUHID

  • Yurika Sejati
    Yurika Sejati

    saya pernah mendengar tentang dukuh ini...sama seperti yg di you tube ini

  • Nesti Andes
    Nesti Andes

    pernah dengar ceritanya itu , ngerii

  • yogo prati
    yogo prati

    Aku jg baru tau cerita ni... Padahal aku ni asli jogja loooo...

  • Dhani Wachyudi
    Dhani Wachyudi

    Baru tahu nih....Semoga yang hari ini sadar dan bersyukur hanya kepada Allah...atas ssmua nilmat yang Allah berikan. Bukan untuk foya foya...

  • DenTeukuGustiOdeAndi ApinNingrat
    DenTeukuGustiOdeAndi ApinNingrat

    MASYA ALLAH... Ketetapan Nya TDK berubah, SEMOGA orang2 yg berpolitik dholim Juga dibinasakan Allah

  • Heri Reza
    Heri Reza

    yg ngmng suara taik,yg mnghjt pun mcm taik pda sok suci

  • Noor amin ya robal alamin
    Noor amin ya robal alamin

    سبحان الله الله أكبر لا اله إلا الله محمد رسول أستغفر آلله العظيم واتوب اليه

  • Sava Hug
    Sava Hug

    Aku Orang Banjarnegara...Asli merinding 😢😢 y allah semoga kita trmasuk orag" yg beriman amin....

  • Lin Putri
    Lin Putri

    Ini pelajaran bwt kita,amal Sholeh jgn dicampur SM maksiat,jgn sholat jln maksiat jln ,takut Allah murka nanti

  • ika safitri, ika
    ika safitri, ika

    Itu tugu apa yah

  • Sutisna Karnudin Dana
    Sutisna Karnudin Dana

    Terimakasih ini sebagai peringatan dari allah, untuk kita jadikan cerminan hidup

  • Atinah Tinah
    Atinah Tinah

    Q wong BANJARNEGARA tp ga tau mungkin itu udah lama ..aku taunya di desa jemblung

  • Muhamad Jamal
    Muhamad Jamal

    sub'hanallah,,,hanya orang2 yg tidak mengenal agama nya saja yg mengingkari azab dunia,,. karena mata kalian ditutupi oleh kefasikan dan kemunafikan

  • Mushofa Sawa
    Mushofa Sawa

    semoga kita semua bisa ngambil ibroh dari kejadian ini

  • ooanto ooan
    ooanto ooan

    itu kuwash allah SWT..jadi kalo pun adh critah..pasti adh hlya ..memang prnah trjadi..kith hrus takwa akal aja ..